Rohul

GPMTT Desak Diskop UKM dan Trans Rohul Audit Koperasi Perkasa Timur

Redaksi Redaksi
GPMTT Desak Diskop UKM dan Trans Rohul Audit Koperasi Perkasa Timur

Berkabar.com - Setelah aksi damai di Mapolres Rokan Hulu (Rohul), puluhan massa dari Gerakan Pelajar Mahasiswa Tambusai Timur (GPMTT) melanjutkan aksi damainya di Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi (Diskop UKM dan Trans) Rohul, Senin (24/7/17) sore.

Pada aksi damai di Kantor Diskop, UKM, dan Trans Rohul, massa GPMTT‎ sampaikan empat poin yang harus ditindaklanjuti dinas. Pertama, meminta dinas untuk mendesak pengurus Koperasi Perkasa Timur agar segera menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2016 sebelum 5 Agustus 2015.

"Undangan harus dilayangkan kepada anggota tujuh hari sebelum RAT‎ dilaksanakan," tegas Ganda Hasibuan, Sekretaris GPMTT usai aksi damai, Senin.

Kedua, ungkap Ganda, GPMTT juga meminta Diskop, UKM dan Trans Rohul membubarkan kepengurusan yang lama dan membentuk kepengurusan baru.

Ketiga, sesuai kesepakatan dan perintah dari Kepala Diskop, UKM dan Trans Rohul, RAT Koperasi Perkasa Timur‎ harus digelar di Desa Tambusai Timur, dan seluruh anggota wajib diundang.

Ke empat, GPMTT meminta anggaran di Koperasi Perkasa Timur‎ diaudit secara account public, sehingga seluruh anggota tahu berapa dana di koperasi, dan berapa hak mereka yang harus dibayar setiap bulan.‎‎

‎ ‎Sementara, saat orasinya, Ketua Umum GPMTT Faisal Siregar mengatakan aksi damai ini sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap nasib masyarakat tiga desa yang merupakan anggota Koperasi Perkasa Timur, karena anggota belum mendapatkan haknya.

‎ ‎Rio Andri, dalam orasinya, juga meminta Diskop, UKM dan Trans Rohul memproses koperasi yang salah, sebab itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Sementara, Kabid‎ Koperasi Diskop, UKM dan Trans Rohul, Suryanto, mengaku sudah mendesak pengurus Koperasi Perkasa Timur untuk segera menggelar RAT tahun buku 2016 lanjutan yang sebelumnya tertunda‎ karena faktor keamanan digelar di Desa Lubuk Soting Kecamatan Tambusai, 6 Juli 2017 lalu.

"Namun sejauih ini dinas sendiri belum menerima undangan dari pengurus," jelas Suryanto.‎

Menurut Suryanto, dinas hanya bisa menggiring dan mengarahkan agar pengurus Koperasi Perkasa Timur menggelar RAT sebelum 5 Agustus 2017.

"Kami akan laporkan masalah ini ke atasan (Kepala Diskop UKM dan Trans Rohul Herry Islami)," janjinya.‎‎

‎ Suryanto mengatakan pasca ditunda, pengurus Koperasi Perkasa Timur sudah sepakat RAT lanjutan digelar sebelum 5 Agustus.

Ditanya apa tindakan dari Diskop, UKM dan Trans Rohul bila pengurus Koperasi Perkasa Timur tidak juga menggelar RAT lanjutan hingga 5 Agustus, Suryanto mengatakan itu sudah merupakan kesanggupan pengurus, dan wajib dilaksanakan.

"Kecuali ada alasan khusus nanti mungkin tidak berani keamanan dan lain sebagainya itu juga menjadi pertimbangan kami untuk mencari solusi. Karena itu kewajiban tinggal teknis pelaksanaan saja," tandas Suryanto.

Pada aksi damai di Mapolres Rohul, massa GPMTT mendesak Polres Rohul mengusut tuntas pertambangan galian C atau kuari tanpa izin di Kecamatan Tambusai Utara yang diindikasi milik suami oknum Anggota DPRD Rohul inisial YL.

(rdk/rtc)

Penulis: Redaksi


Tag:Audit KoperasidemoDiskop UKMTrans Rohul