BERKABAR.COM - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Bistamam, menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Dukungan Kelancaran Operasional Hulu Migas di Lapangan Mutiara, yang diselenggarakan di Aula Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), serta unsur Forkopimda guna menyukseskan pengembangan sumur baru di Lapangan Mutiara sebagai bagian dari ketahanan energi nasional.
Dalam sambutannya, Bupati H Bistamam menegaskan bahwa sektor migas tetap menjadi pilar utama pembangunan ekonomi di Rokan Hilir. Ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah hingga tingkat desa untuk memberikan dukungan penuh, terutama dalam mempermudah proses administrasi.
"Rencana pengembangan sumur baru oleh PHR di Lapangan Mutiara adalah amanah negara. Ini bukan sekadar proyek industri, melainkan motor penggerak ekonomi yang harus membawa manfaat hingga ke tingkat desa di Rokan Hilir," ujar Bistamam.
Ada lima poin krusial yang ditekankan Bupati dalam forum tersebut:
Sinergi Kebijakan: Perangkat daerah diminta proaktif mendukung kelancaran operasional sesuai kewenangan.
Mitigasi Dampak: PHR diharapkan mengedepankan kelestarian lingkungan dan menghormati nilai adat istiadat setempat yang dijaga Lembaga Adat Melayu (LAM).
Optimalisasi Tenaga Kerja Lokal: Bupati mendorong keterlibatan putra daerah dan sub-kontraktor lokal secara profesional agar masyarakat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Keamanan Aset: Mengajak semua pihak menjaga kondusivitas wilayah karena migas merupakan aset vital negara.
Koordinasi Infrastruktur: Menekankan koordinasi intensif antara Dinas Perhubungan dan PHR agar mobilisasi alat berat tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan kapasitas jalan umum.
"Saya berharap FGD ini menghasilkan rumusan konkret dan komitmen bersama yang langsung diimplementasikan di lapangan. Jika sinergi kita eratkan, ekonomi Rokan Hilir akan semakin gemilang," tambah Bupati.
Acara ini turut dihadiri oleh Pj Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Setdaprov Riau, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, jajaran pimpinan PHR, Forkopimda Rohil, serta tokoh masyarakat dan adat dari Kecamatan Tanah Putih. Pertemuan ini diharapkan mampu meminimalisir tantangan sosial dan teknis, sehingga operasional hulu migas di Lapangan Mutiara dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir.(rlsdiskominfotiksrohil)
Penulis: Redaksi
Editor: Ekas