BERKABAR.COM - Komitmen perang terhadap narkoba di Bumi Lancang Kuning memasuki babak baru. Kapolda Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum resmi mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Tahun 2026 dan mendeklarasikan lima Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah di Riau, Kamis (16/4/2026).
Hadir langsung mendampingi Kapolda, Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Bistamam, bersama jajaran Forkopimda dan instansi vertikal lainnya sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Sebanyak 23 Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari 5 perwakilan tingkat nasional dan 18 perwakilan tingkat lokal. Menariknya, para agen perubahan ini berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari Bujang Dara, pelajar, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online.
"Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat dan menyuarakan bahaya narkoba secara masif," ujar Kapolda Riau dalam sambutannya.
Selain pengukuhan duta, momentum ini ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba di lima titik strategis, yakni Desa Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir), Kecamatan Senapelan (Kota Pekanbaru), Desa Empang Pandan (Kabupaten Siak), Kelurahan Laksamana (Kota Dumai) dan Desa Jangkang (Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis).
Pemilihan wilayah seperti Panipahan di Rokan Hilir menunjukkan fokus aparat dalam membentengi wilayah pesisir yang kerap menjadi pintu masuk rawan peredaran narkoba.
Data Polda Riau mencatatkan prestasi gemilang sejak tahun 2025 hingga April 2026, sebanyak 287 kasus narkotika telah ditangani. Dari penindakan tersebut, diestimasi sekitar 5,3 juta jiwa berhasil diselamatkan dari jerat narkoba.
Kapolda Riau menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Dibutuhkan langkah preventif dan solusi ekonomi bagi masyarakat, terutama di daerah rawan.
“Kita harus bergerak bersama secara sinergis dan berkelanjutan. Deklarasi Kampung Tangguh ini adalah langkah nyata membangun ketahanan masyarakat demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia,” tegas Irjen Pol Herry Heryawan.
Senada dengan itu, Bupati Rohil H. Bistamam menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penguatan ekonomi warga di wilayah pesisir agar tidak tergiur dalam pusaran peredaran narkoba. Acara ditutup dengan harapan tumbuh kesadaran kolektif untuk mewujudkan Riau yang bersih dari narkoba (Bersinar).(rlsdiskominfotiksrohil)
Penulis: Redaksi
Editor: Ekas