Advertorial

Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen

Redaksi Redaksi
Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen
ist/diskominfotiksrohil

Bupati Rohil, H Bistamam, meresmikan Politeknik Mulia Rokan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus permanen, Ujung Tanjung Kecamtan Tanah Putih, Rabu (4/11/2026).

BERKABAR.COM - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi memulai babak baru dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Bupati Rokan Hilir, H Bistamam, secara resmi meresmikan Politeknik Mulia Rokan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus permanen, di Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih, Rabu (4/11/2026).


Langkah strategis ini menjadi tonggak awal hadirnya pendidikan tinggi vokasi yang dirancang khusus untuk mencetak generasi muda yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri daerah.


Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, diantaranyaAnggota DPR RI Komisi X, Dr Hj Karmila Sari SKom MM, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H Erisman Yahya SH MH, mewakili Plt Gubernur Riau, Anggota DPRD Riau, H Ali Rahmat Harahap dan Darmalis SE, serta Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes.


Turut hadir pula jajaran Forkopimda Rohil seperti Dandim 0321/Rohil Letkol Inf M Ricky Prawiratama, Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi, Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau AKBP Epadhoni Lilik Pamungkas, Sekda Rohil Sarman Syahroni, perwakilan Kajari Rohil Nadini Cista, pimpinan perusahaan, hingga tokoh masyarakat.


Ketua Yayasan Politeknik Mulia Rokan, H Yulizar, mengungkapkan bahwa pendirian kampus ini didasari oleh potensi besar Rokan Hilir di sektor perkebunan kelapa sawit dan industri minyak dan gas bumi (migas). Untuk itu, kurikulum dirancang dengan komposisi 60 persen praktik dan 40 persen teori.


Pada tahap awal, Politeknik Mulia Rokan telah mengantongi izin operasional untuk tigaprogram studi yakni Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Teknologi Komunikasi Digital dan Program studi lanjutan yang disesuaikan dengan tahapan perizinan dan kebutuhan pasar industri.


Sementara menunggu pembangunan gedung permanen di jalur lintas selesai, perkuliahan akan dilaksanakan sementara waktu di Kompleks Bank Mandiri Ujung Tanjung. Yayasan juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada H Samsul yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan kampus ini.


"Politeknik ini kita hadirkan agar anak-anak daerah tidak lagi hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam industri perkebunan maupun migas," ujar Sekretaris Yayasan, Prof Junaidi.


Anggota DPR RI Komisi X, Dr Hj Karmila Sari, menjelaskan bahwa gagasan ini sudah dimatangkan sejak pertengahan tahun 2025 agar anak muda Rohil tidak perlu lagi keluar daerah untuk kuliah. Ia menegaskan pihaknya telah menjajaki kerja sama dengan dunia industri dan kampus lain demi mendukung sertifikasi kompetensi dan penyerapan lulusan.


Karmila juga mengingatkan adanya peluang beasiswa kelapa sawit yang bisa dimanfaatkan mahasiswa.


Apresiasi senada datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, yang siap mengawal agar kampus ini memenuhi standar nasional. Perwakilan Pemprov Riau, H Erisman Yahya, juga menyambut baik kehadiran politeknik ini mengingat ada sekitar 125 ribu lulusan SMA sederajat di Riau setiap tahunnya yang membutuhkan akses pendidikan tinggi vokasi.


Dalam arahannya, Bupati H Bistamam menegaskan bahwa fisik gedung harus diiringi dengan mutu dosen dan kurikulum yang adaptif. Ia menitipkan empat poin penting untuk pengembangan Politeknik Mulia Rokan:
* Kualitas Utama: Didukung pengajar kompeten dan fasilitas memadai.
* Orientasi Kerja: Fokus pada penguatan keterampilan praktis.
* Akses Luas: Memberikan kesempatan besar bagi anak-anak lokal Rohil.
* Kemitraan Kuat: Membangun sinergi erat dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).


"Kita ingin anak-anak daerah menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mampu bersaing, bahkan ke depan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya," tegas Bupati Bistamam sebelum meresmikan pembukaan kegiatan pembelajaran.


Prosesi bersejarah ini diakhiri dengan santunan kepada 170 anak yatim, penyerahanpenghargaan kepada para pendukung pendirian kampus, serta pengguntingan pita sebagai simbol resmi dimulainya operasional pendidikan Politeknik Mulia Rokan.(infotorial/adv/pemkabrohil)


Penulis: Redaksi

Editor: Ekas