Dumai

Diskopar Dumai Gelar FGD Penyusunan RIPPDA, Asisten I: Pariwisata Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Redaksi Redaksi
Diskopar Dumai Gelar FGD Penyusunan RIPPDA, Asisten I: Pariwisata Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
ist/diskominfotiksandumai

BERKABAR.COM - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPDA) Kota Dumai, Kamis (29/10/2026)


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten I Setdako Dumai, Muhammad Yunus, yang mewakili Wali Kota Dumai.

Dalam laporannya, Kepala Diskopar Kota Dumai, Agus Gunawan, S.Sos., menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan RIPPDA agar dokumen yang dihasilkan lahir dari masukan para pemangku kepentingan.


“Kami ingin RIPPDA ini disusun bersama-sama. Pelaku wisata dan UMKM adalah pihak yang paling memahami kondisi di lapangan, sehingga masukan Bapak/Ibu sangat berharga bagi kami,” ujarnya.


Agus Gunawan juga berharap RIPPDA nantinya menjadi acuan yang jelas bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah dan prioritas pengembangan pariwisata Kota Dumai. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berkontribusi.


Sementara itu, dalam sambutannya, Muhammad Yunus menyampaikan bahwa RIPPDA merupakan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman pembangunan pariwisata Kota Dumai dalam jangka panjang. Dokumen ini diharapkan mampu memetakan potensi daya tarik wisata, menentukan prioritas pengembangan destinasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.


“Pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Karena itu, penyusunan RIPPDA harus dilakukan secara matang dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” sebutnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan masukan, gagasan, dan data lapangan agar dokumen yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Kota Dumai, serta dapat diimplementasikan secara nyata.


Kegiatan ini turut dihadiri kepala dinas dan perangkat daerah terkait, serta para pelaku usaha di bidang pariwisata dan pelaku UMKM. Kehadiran pelaku usaha dinilai penting karena mereka bersentuhan langsung dengan wisatawan dan memahami kondisi riil di lapangan.


Sebagai narasumber, FGD ini menghadirkan tenaga ahli penyusun dokumen RIPPDA Kota Dumai, Hilda, S.Sos., M.Si., Ph.D. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan kerangka penyusunan RIPPDA, mulai dari analisis potensi dan permasalahan kepariwisataan, visi dan misi pembangunan pariwisata, hingga arah kebijakan, strategi, dan program pengembangan yang perlu dirumuskan. Ia juga membuka ruang diskusi agar peserta dapat menyampaikan aspirasi dan masukan secara langsung.


Diskusi berlangsung dinamis. Para peserta menyampaikan berbagai pandangan terkait pengembangan destinasi wisata, penguatan produk UMKM sebagai pendukung pariwisata, peningkatan sarana dan prasarana, serta promosi wisata Kota Dumai. Seluruh masukan akan dihimpun sebagai bahan penyempurnaan dokumen RIPPDA.


Melalui FGD ini, Pemerintah Kota Dumai berharap RIPPDA yang disusun dapat menjadi landasan yang kuat dalam mewujudkan pariwisata yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Dumai.


(rilisdiskominfotiksandumai)

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan