BERKABAR.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh kepedulian dan kerja sama seluruh elemen mulai dari pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga dunia usaha.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir, H. Sarman Syahroni, S.T., M.IP., saat mewakili Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dalam kegiatan penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Agrinas Palma Nusantara Tahun 2026.
Acara yang berfokus pada percepatan penurunan angka stunting ini digelar di Aula Kantor Dinas Kesehatan Rohil, Bagansiapiapi, Jumat (30/10/2026).
"Persoalan stunting membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian sejak dini. Karena itu, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, dan pendampingan terhadap anak penderita stunting harus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Sarman Syahroni dalam sambutannya.
Mewakili Bupati, Sekda Sarman menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi nyata PT Agrinas Palma Nusantara melalui program TJSL ini. Kendati demikian, Pemkab Rohil berharap cakupan program bantuan serupa dapat diperluas ke depan dengan menambah jumlah puskesmas penerima manfaat, mengingat penanganan stunting masih memerlukan perhatian serius.
Sarman juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Satgas Percepatan Penurunan Stunting untuk bergerak lebih masif. "Saya mengajak seluruh satgas untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi, sehingga program pencegahan maupun penanganan stunting di Rokan Hilir dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran," tambahnya.
Sementara itu, Regional Head Hubungan Kelembagaan PT Agrinas Palma Nusantara Regional 3 Riau, Mayjen TNI Handoko Nurseta, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa susu Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK). Susu khusus ini disalurkan sebagai langkah medis untuk memenuhi kebutuhan gizi anak penderita stunting sesuai dengan kondisi mereka.
Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Maria Susanti, memaparkan bahwa untuk tahap ini, bantuan disalurkan secara simbolis melalui dua puskesmas, yaitu Puskesmas Bagansiapiapi (Kecamatan Bangko) dan Puskesmas Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas). Ia berharap bantuan ini dipantau secara ketat oleh tenaga kesehatan setempat.
"Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya, serta disertai pengawasan dan pendampingan dari nakes agar memberikan dampak optimal bagi pertumbuhan anak," kata Maria.
Agenda penyerahan bantuan susu PKMK ini ditutup dengan penyerahan cinderamata serta foto bersama antara jajaran Pemkab Rohil, perwakilan Polres Rohil, Kejari Rohil, pihak PT Agrinas Palma Nusantara, serta para camat dan kepala puskesmas yang hadir.
(rlsdiskominfotiksrohil)
Penulis: Redaksi
Editor: Ekas