Peristiwa

Maling Ikan dengan Pukat Harimau, 3 Warga Malaysia Ditangkap Polairud Bengkalis

Redaksi Redaksi
Maling Ikan dengan Pukat Harimau, 3 Warga Malaysia Ditangkap Polairud Bengkalis
rtc/net

BERKABAR.COM - Diduga melakukan aksi pencurian ikan atau menangkap ikan secara ilegal di wilayah Perairan Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia, tiga orang nelayan berkenegaraan Malaysia diamankan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Bengkalis.

Tiga warga asing menangkap ikan tanpa izin itu, diamankan petugas, Selasa (21/4/20) kemarin sekitar pukul 07.30 WIB. Sedang melakukan aksi di Perairan Desa Muntai, dan dilaporkan oleh masyarakat setempat di titik kordinat 1°38.652N - 102°36.213E.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K melalui Kasat Polair AKP Rahmat Hidayat, S.I.K ketika dikonfirmasi riauterkini.com membenarkan diamankannya tiga warga Malaysia tersebut karena diduga melakukan aksi pencurian ikan.

"Ada laporan masyarakat, kemudian tim melakukan patroli, dan berhasil mengamankan satu unit kapal berbendera asing, beserta barang bukti, pukat harimau serta hasil tangkapan," ungkap AKP Rahmat.

Dijelaskan AKP Rahmat, adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain alat tangkap ikan, satu unit kapal pompong, ikan berbagai jenis sekitar 150 kg, udang 5 kg dan sotong 5 kg.

Sementara itu, tiga warga Malaysia yang diamankan, Heng Wah Wai, Tan chong Pin dan Puasin Kue.

Selanjutnya, ketiga WNA berikut kapal dan barang bukti lainnya, dibawa ke Markas Polairud Bengkalis guna pemeriksaan lebih lanjut.



Sumber:riauterkini
Editor: Iwan

Penulis: Redaksi


Tag:Pukat HarimauWNA Malaysia