Nasional

Menteri ESDM Inginkan Keanekaragaman Energi dan Konservasi Energi

Redaksi Redaksi
Menteri ESDM Inginkan Keanekaragaman Energi dan Konservasi Energi

Berkabar.com - Sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), porsi bauran energi pada tahun 2025 untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) ditargetkan sebesar 23 persen dan meningkatkan 45 GW (Gigawatt) pembangkit listrik berbasis EBT pada tahun 2025.

Pilar utama untuk mewujudkan target tersebut adalah melalui penganekaragaman (diversifikasi) energi dan konservasi energi.

"Saya mengimbau kepada pengembang EBT agar fokusnya bukan menumpang kepada semangat Pemerintah mengembangkan EBT sebesar 23 persen di 2025. Saya tidak bangga jika harga energi terpenuhi dengan harga berapa pun juga," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Menurut Jonan, upaya peningkatan kapasitas pembangkit EBT terus dilakukan sepanjang tahun 2016 yang mencapai 15 persen dari keseluruhan kapasitas terpasang, atau sebesar 8,7 GW dari total 58 GW.

Dalam 10 tahun kedepan, berdasarkan RUEN, Indonesia diproyeksikan membutuhkan kapasitas terpasang hingga 135 GW dengan 45 GW (33 persen) dari pembangkit EBT.

Di samping itu, penambahan kapasitas Pembangkit Listrik (PLT) EBT didapat pula dari beberapa jenis PLT, salah satunya PLT Panas Bumi (PLTP).

Kapasitas terpasang PLTP hingga Desember 2016 adalah sebesar 1.643,5 MW, sementara pada 2017 ditargetkan menjadi sebesar 1.858,5 MW. Pemerintah terus menarik minat swasta untuk berinvestasi di subsektor EBTKE.

Di samping PLTP, juga dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas total 282,55 MW di 2016. Ditargetkan pada 2017 total keduanya meningkat menjadi 291,71 MW.

Kapasitas terpasang PLT Bioenergi pada 2015 adalah sebesar 1.767,1 MW dan meningkat sebesar 20,8 MW pada 2016 dengan kapasitas total terpasang sebesar 1.787,9 MW. Kementerian ESDM menargetkan kapasitas total terpasang PLT Bioenergi pada 2017 mencapai 2.093 MW atau bertambah 305,1 MW.

Sumber: kompas

Penulis: Redaksi


Tag:Energi dan Konservasi EnergiMenteri ESDM