Berkabar.com - Pemkot Bandung segera meluncurkan aplikasi BIMA (Bandung Integrated Mainpower Manajemen Aplikasi). Aplikasi tersebut diharapkan bisa memudahkan warga Kota Bandung untuk mendapatkan pekerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Tono Rusdiantoro mengatakan, semakin hari keluhan masyarakat kesulitan mendapatkan pekerjaan semakin banyak. "BIMA ini program 4 in one. Satu pintu aplikasi tapi berbagai acuan. Rencananya dilaunching Pak Wali bulan April ini," ujar Tono.
Dalam aplikasi BIMA ini, di antaranya akan ada informasi lowongan pekerjaan dan informasi pelatihan bersertifikasi yang dilakukan oleh Pemkot Bandung. "Para pencari kerja yang sudah memiliki kartu kuning, nantinya akan kita beri informasi lowongan kerja melalui SMS gateway. Misalnya ada lowongan kerja di tempat ini, sekian orang, kriteria apa saja secara lengkap," jelas Tono.
Selain informasi lowongan kerja, Pemkot Bandung juga akan memfasilitasi pelatihan yang tersertifikasi. Sehingga saat melamar pekerjaan, pencari kerja sudah memiliki bekal keterampilan.
"Selain info lowongan kerja juga akan ada pelatihan bagi pengangguran yang ber-KTP Kota Bandung. Pelatihan ini, nantinya akan menerbitkan sertifikat. Dengan sertifikat, akan ada perbedaan gaji antara pekerja pemilik sertifikat dengan yang tidak," terangnya. Saat ini jumlah pengangguran di Kota Bandung ada 95 ribu orang. Namun pihaknya baru bisa memfasilitasi pelatihan untuk sekitar 320 orang saja.
"Karena anggarannya terbatas, pelatihan ini baru untuk sekitar 320 orang. Tapi kami akan mendapat bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja. Mereka siap berapapun," tambahnya.
Aplikasi ini, lanjut Tono, rencananya baru akan dilaunching pada April atau Mei mendatang. Saat ini baru masuk tahapan sosialisasi baik kepada masyaraka maupun pengusaha. "Kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Karena memang kelemahan kami di sosialisasi," tandasnya.
Sumber: detik
Penulis: Redaksi