Internasional

Dampak Kebakaran Hutan di Los Angeles, California Dikabarkan Sempat Lumpuh Total

Redaksi Redaksi
Dampak Kebakaran Hutan di Los Angeles, California Dikabarkan Sempat Lumpuh Total

Kebakaran hutandi Los Angeles, Amerika Serikat.(Tangkapan layar)

BERKABAR.COM - Kebakaran yang terjadi di Los Angeles Amerika Serikat (AS) baru-baru ini, telah dinobatkan menjadi kebakaran terbesar hingga memusnahkan puluhan ribu ribu hektar dan pemukiman di wilayah tersebut.

Kebakaran besar itu disebut menyebabkan wilayah California lumpuh, berbagai acara ditunda.

Dilansir pada Minggu (12/1/2024) dari channel Youtube WPLG Local 10, menyatakan bahwa kebakaran hutan ini menghanguskan hingga sekitar 27.000 hektar area Palisades, California.

Kebakaran hutan yang menjadi sangat meluas tersebut juga dinyatakan akibat dari adanya angin besar “Santa Ana” yang juga melanda wilayah tersebut.

Seluruh daerah atau area hutan lambing Hollywood Hills terkena dampaknya hingga tidak bersisa sedikitpun.

Sementara Presiden Amerika Serikat, Josep Biden menanggapi akan adanya musibah ini dengan langsung memerintahkan untuk menggerakan atau memberikan bantuan langsung kepada area yang terdampak kebakaran dan angin kencang.

Kemudian dilansir dari channel Youtube WPLG Local 10 bahwa telah terkonfirmasi ada 5 korban yang meninggal akan musibah yang terjadi ini.

Korban kebakaran ini ternyata juga berimbas pada orang-orang penting di Los Angeles, Amerika Serikat, salah satunya filmmaker, Jon Turteltaub pun menjadi korbannya.

Ia yang hidup bertempat tinggal di daerah Malibu, Pacific California ikut terdampak korbannya, hampir semua rumah lenyap hangus akan kobaran api.

Nyaris seluruh bangunan daerah California, Los Angeles hangus dan lenyap tidak bersisa akibat dari kobaran api dan angina kencang Santa Ana yang melanda wilayah tersebut.

Semua rumah tempat tinggal miliki penduduk mulai dari wilayah Palisades hingga Altadena hancur tak bersisa.

Pada 12 Januari 2025 diumumkan bahwa tercatat sudah terdapat 150.000 warga California yang evakuasi akibat bencana kebakaran ini.

Pemadaman api pun masih dilakukan melalui jalur udara segera mungkin untuk mengantisipasi terjadinya susulan angin kencang yang akan kembali melanda wilayah tersebut.

Para petugas pun masih terus melakukan investigasi untuk memastikan apakah ada korban yang harus dievakuasi dalam bangunan yang hancur.

Masyarakat atau penduduk hanya bisa pasrah dan tenang dalam menghadapi situasi ini, hal itu dinyatakan oleh salah satu penduduk California melalui wawancaranya dalam channel WPLG Local 10.(rpg)


Sumber: JawaPos.com

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan