Dumai

Warga Bersih Sisa Minyak PT Nagamas di Laut Dumai

Redaksi Redaksi
Warga Bersih Sisa Minyak PT Nagamas di Laut Dumai

Berkabar.com - Pasca tumpahan bahan baku minyak goreng jenis Stearin milik PT Nagamas Palm Oil (NPO) di laut Dumai menjadi kerja warga untuk membersihkan sisa tumpahan. Warga yang bekerja di pelabuhan itu juga menganggap sebagai rezeki, walapun membersihkan sisa tumpahan tanpa dibayar.

Kenapa hal itu harus terjadi?

Dilokasi wartawan menemukan pemandangan tidak pantas terjadi, kelompok warga datang ke lokasi dan mengutip minyak stearin telah bercampur lumpur tersebut untuk dijual kepada pengepul minyak. Artinya tanggung jawab perusahaan untuk melakukan pembersihan diambil alih oleh warga sekitar.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan ton bahan baku Crud Palm Oil (CPO) setengah jadi jenis Stearin penuhi laut Dumai. Kejadian itu terjadi di kawasan pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai melalui tangki timbun milik PT Nagamas Palm Oil (NPO) sekitar pukul 03.00 Wib, Jum'at (28/7/2017) dini hari.

Ironisnya, pada saat kejadian tidak nampak adanya pemasangan oil boom. Padahal sesuai aturan, perusahaan industri pengolah minyak sawit harus menyediakan oil boom saat kejadian. Setelah lebih kurang 4 jam dari kejadian barulah terlihat Oil boom dipasang oleh mereka. Dan dari informasi yang didapat perlengkapan Oil bom tersebut milik dari PT Pelindo I Dumai bukan dari PT Nagamas Palm Oil (NPO).

Badrun salah seorang pengepul kepada wartawan mengatakan minyak tersebut dijual dengan harga Rp. 1500 hingga Rp. 3000 perkilo nya.

"Kami lihat tidak ada pihak perusahan yang mau membersihkan minyak ini baru kami berani untuk mengambil nya bang. Itu pun minyak sudah lengket dengan lumpur hitam pantai bang," ujarnya seraya melanjutkan aktivitas.

Penulis: Rahmad Wijaya

Penulis: Redaksi


Tag:Minyak PT Nagamas di Laut DumaiPT Nagamas Palm OilPasca Tumpahan