Berkabar.com - PJK3 (Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai menggelar seminar AK3. Jumat (28/10) kemarin.
Direktur Pengawasan Norma K3 Direktorat Jenderal PKK dan K3 Kemenaker RI, Ir. Amri, AK MM memaparkan secara singkat tentang "Kesiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" serta peningkatan kompetensi melalui sertifikasi tenaga kerja untuk mendukungnya peningkatan sumber daya manusia (SDM)
Dalam kesempatan itu, Amri mengatakan pentingnya K3 selain kebutuhan dan hak, juga bertujuan untuk mengurangi kerugian akibat kecelakaan kerja oleh manajemen, kemudian juga sebagai persyaratan perdagangan global.
''Ada 5 (lima) hal alasan mengapa K3 itu penting, K3 itu bertujuan menciptakan tempat kerja yang sehat, aman dan produktif serta hal ini telah menjadi komitmen global. Inilah makanya kita harus bertanggung jawab menanamkan budaya K3 ini ke diri masing-masing dan lingkungan sekitar,'' jelasnya.
Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai, Amiruddin menjelaskan Kota Dumai sudah lima (5) kali memperoleh penghargaan zero accident dari pemerintah pusat.
Untuk tahun 2016, sebanyak 14 perusahaan di Kota Dumai kembali mendapat penghargaan sertifikat Zero Accident tahun 2016 dari pemerintah pusat. Sejalan dengan itu, Walikota Dumai juga memperoleh penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat nasional. "Semoga kedepan dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi," tutupnya.
Penulis: Jecky K
Penulis: Redaksi