BERKABAR.COM - Sebanyak 8.712 orang siswa SMP/MTs di Kabupaten Bengkalis mengalami kendala teknis dalam mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara serentak, Senin (6/4/2026). Ini dikarenakan adanya kendala servernya yang error dan kendala listrik padam.
"Ya, hari pertama TKA, para peserta mengalami kendala teknis. Baik servernya rusak, masalah token listrik yang kosong serta jaringan internet yang bermasalah," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo didampingi Sekretaris Disdik Mutu Saily, Senin (6/4/2026).
Ia menyebutkan, servernya terkadang error, token atau kode masuk lama dari pusat. Juga ada keterlambatan masuk siswa ke sekolah. Namun secara keseluruhan pelaksanaan TKA tetap bisa dilaksanakan.
Menurutnya, kebijakan TKA adalah asesmen nasional yang diterapkan oleh Kemendikdasmen RI sesuai dengan Permendikdasmen RI nomor 9 tahun 2025, untuk mengukur pencapaian kemampuan secara akademik dan objektif menggantikan ujian nasional (UN).
Selain itu, kata Hadi, menjadi validator rapor siswa, pengukur kapasitas akademik, penentu mutu pendidikan, menjadi evaluasi pembelajaran serta bersifat sukarela atau tidak wajib.
Menurutnya, TKA SMP/MTs terdiri dari empat gelombang, dengan dua mata pelajaran yang di tes, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia dan mata pelajaran Matematika.
Ia menyebutkan, gelombang pertama berlangsung dua hari, yakni Senin-Selasa (6-7 April 2026). Gelombang Kedua, Rabu-Kamis (8-9 April 2026). Gelombang Ketiga, Senin-Selasa (13-14 April 2026) dan gelombang ke empat, Rabu-Kamis (25-16 April 2026).
"Pada hari pertama tes, materi yang diberikan soal materi latihan 10 menit, pelajaran matematika 75 menit dan materi survey karakter 20 menit. Sedangkan di hari kedua, materi yang diberikan berupa materi latihan 10 menit, mata pelajaran Bahasa Indonesia 75 menit dan survey Sulinjar 20 menit," jelasnya.
Tapi kata Hadi, sejauh ini proses TKA SMP/MTs berjalan lancar dan aman. Meski ada laporan terkendala pelaksaannya secara teknis dari masing-masong sekolah yang bersangkutan.
Ia menyebutkan, usai tes TKA bagi siswa-siswi SMP/MTs nantinya akan dilanjutkan dengan TKA SD/MI yang dimulai tanggal 20- 30 April 2026 yang juga terdiri dari empat gelombang dan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
"Jadi TKA menjadi tolok ukur untuk menentukan fokus jenjang pendidikan anak berikutnya. Kita berharap kebijakan ini akan berdampak positif bagi pendidikan anak di masa yang akan datang," jelasnya.(ksm/rpg/rdk)
Sumber: riaupos.jawapos.com
Penulis: Redaksi
Editor: Iwan