Bengkalis -
Bengkalis

1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia Dimusnahkan BC Bengkalis

Redaksi Redaksi
1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia Dimusnahkan BC Bengkalis
rtc/net

berkabar.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis memusnahkan barang bukti berupa bawang merah 1.155 karung nilai Rp80.850.000 dan kerugian negara diperkirakan Rp40 juta lebih, Selasa (07/07/20).


Pemusnahan dilakukan dengan cara digiling menggunakan alat berat, kemudian ditimbun ke tanah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Bantan, Kecamatan Bantan.

Kepala KPPBC Bengkalis Ony Ipmawan menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan itu hasil terhadap penegahan atas kapal KM. Doa Amak GT 06 dilakukan pada Jumat-Sabtu, (15-16 Mei 2020) oleh Tim Kapal Patroli Bea dan Cukai BC 069 dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis bersama dengan TNI-AD Kodim 0303/Bengkalis di sekitar Perairan Sungai Bukitbatu, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

Penegahan dilakukan atas dasar bahwa KM. Doa Amak mengangkut barang-barang impor dari Kuala Sungai Linggi, Malaysia, tujuan Bengkalis yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Tindakan tersebut melanggar Pasal 102 huruf a dan Pasal 102 huruf b Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Atas dasar tindak pidana tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Z bin K selaku Nakhoda.

"Adapun barang-barang yang diangkut yang telah dijadikan barang bukti untuk dimusnahkan berupa bawang merah sebanyak 1.155 karung dengan kerugian negara diperkirakan Rp40 juta lebih, dan sudah memperoleh penetapan dari PN Bengkalis," ungkap Ony Ipmawan.

Menurut Ony, barang-barang illegal tersebut berasal dari pihak-pihak yang tidak mematuhi peraturan, sehingga apabila barang-barang tersebut lolos maka akan menimbulkan kerugian materil dan immateril seperti merusak kesehatan dan lingkungan, terancamnya stabilitas pasar dalam negeri khususnya produksi barang sejenis, serta timbulnya persaingan usaha yang tidak sehat dengan pengusaha yang taat pada ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, instansi terkait, yang telah ikut berpartisipasi dalam pemberantasan barang-barang ilegal. Kami juga mengajak untuk terus berperan aktif memberantas perbuatan melanggar hukum, khususnya penyelundupan impor dan ekspor yang dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan," tutupnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan

Sumber: riauterkini


Tag:BC MusnahkanBawang Merah Asal Malaysia