Peristiwa

2 Pria Diamankan di Napu Bukan Kelompok Santoso

Redaksi Redaksi
2 Pria Diamankan di Napu Bukan Kelompok Santoso
Ilustrasi.Net

Berkabar.com - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan, dua pria mencurigakan yang diamankan aparat keamanan di Desa Tamadue, Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso pada Kamis (31/3), bukan anggota kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso. “Bukan. Mereka bukan bagian dari kelompok Santoso,” kata Rudy, Jumat (1/4).

Kapolda mengatakan, dari hasil pemeriksaan, keduanya datang ke Napu karena ingin menambang emas. Mereka mencari rekan mereka yang sudah lebih dulu bekerja di lokasi tambang emas Dongi-Dongi, tetapi karena lokasi tambang yang dituju ternyata sudah ditertibkan, mereka pun kebingungan dan berencana hendak menginap di rumah kenalan mereka di Desa Tamadue.

Dari tangan keduanya, kata Rudy, ditemukan barang berupa alat pendulang emas.

Kedua pria yang diketahui bernama Hamid dan Arifin merupakan warga asal pulau Jawa. Sejumlah warga setempat menyebutkan, dua orang itu terlihat seperti kebingungan saat baru tiba di Desa Tamadue. Warga yang khawatir dan menaruh curiga keduanya bagian dari kelompok Santoso, langsung melaporkan kepada aparat keamanan, sehingga keduanya langsung diamankan aparat.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam di kantor Polsek terdekat, keduanya tidak terbukti bagian dari kelompok Santoso. “Karena tidak tebukti bagian dari kelompok Santoso, keduanya dibolehkan pulang,” papar Rudy.

Saat ini, penjagaan oleh pasukan TNI-Polri di setiap desa dan perbatasan wilayah Lore, Kabupaten Poso dan Napu yang berbatasan dengan Kabupaten Sigi semakin diperketat untuk mencegah kaburnya kelompok Santoso dari kepungan aparat keamanan.

Sumber: beritasatu

Penulis: Redaksi


Tag:Kelompok Santoso