Berkabar.com - Bareskrim Polri ikut turun tangan menjaga kestabilan harga sembilan bahan pokok (Sembako). Dipimpin Kabareskrim Irjen Ari Dono, rapat digelar di Bareskrim dengan mengundang sejumlah pihak terkait.
Menurut Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, Jumat (3/6), rapat di Bareskrim ini juga dihadiri Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pertanian RI, Ditjen Bea & Cukai, Ketua KPPU, serta Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Daging, Holtikultura, Hasil Olahan dan Ritail.
Rapat yang dibuka oleh Kabareskrim Polri ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan menjaga kestabilan harga pangan dalam menghadapi bulan puasa dan hari raya 2016 terutama harga daging, telur dan bawang.
"Dalam rapat tersebut dibahas permasalahan-permasalahan apa saja yang menjadi penyebab kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok yang tentunya untuk sdapat dilakukan antisipasi oleh masing-masing institusi terkait," jelas Agung.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Agung, dari pihak asosiasi baik pengusaha maupun pedagang banyak memberikan informasi terkait dengan hambatan dalam pendistribusian maupun ketersediaan bahan pangan.
"Dengan adanya rapat ini bisa menjadi ajang komunikasi yang baik, dan menjadi semangat dalam bekerjasama dalam menjaga kestabilan dan ketersediaan bahan pangan, agar tidak menjadi fenomena tahunan. Bila masalah stok dan distribusi serta harga beras dapat diatasi maka bahan pokok lainnya mencari formulasi yang tepat," imbuh dia.
"Penegakan hukum bukan berarti membawa orang ke penjara, namun mengingatkan entitas agar tidak melakukan pelanggaran hukum juga termasuk dalam penegakan hukum. Hal ini perlu agar penegakan hukum dapat membawa manfaat yang lebih baik bagi masyarakat," tutup Agung.
Sumber : Detik
Penulis: Redaksi