Kuansing

Pasangan Muda-mudi yang Digerebek Warga Dalam Mobil di Kuansing Dinikahkan

Redaksi Redaksi
Pasangan Muda-mudi yang Digerebek Warga Dalam Mobil di Kuansing Dinikahkan
ist/rpg/jpn/net

BERKABAR.COM - Dugaan perbuatan asusila tanpa hubungan nikah kembali digerebek warga. Kali ini, warga Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik menggerebek pasangan muda mudi di kawasan arena venue dayung Kebun Nopi di dalam mobil, Sabtu (18/4/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Aksi penggerebekan dilakukan langsung oleh warga setempat setelah mencurigai aktivitas pasangan tersebut. Kedua muda-mudi itu kemudian diamankan oleh warga untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Iya. Ada pasangan muda-mudi yang digerebek warga di dalam mobil di kawasan venue dayung Kebun Nopi," ungkap Kades Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik, Basuryata, Ahad (19/4/2026).

Saat dibawa ke kantor desa, kedua pasangan asal Sumatera Barat yang bekerja di Desa Luai dan Desa Kasang itu akhirnya bersedia menikah dalam beberapa hari ini. Bukti nikah itu akan disampaikan pada masyarakat.

"Tadi malam sudah diselesaikan. Dengan difasilitasi Babin Kamtibmas keduanya diminta nikah dalam beberapa hari ini dan mereka bersedia serta ada mereka yang menjaminnya," ujarnya.

Kawasan Kebun Nopi tak ditampiknya sering menjadi tempat muda-mudi berkumpul di area itu. Namun dia mengimbau untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak baik.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Ridwan Butar-Butar yang dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, tadi malam warga mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga melakukan perbuatan asusila di dalam mobil. Keduanya bukan warga Kuansing, melainkan berasal dari Sumatera Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan berdasarkan informasi yang diterima, pasangan tersebut telah diserahkan kepada pihak desa dan diberikan sanksi sosial oleh masyarakat setempat. Mereka diminta menikah.

"Dan itu sudah diselesaikan di desa semalam dan tidak dibawa ke Polsek. Mereka dinikahkan," ujarnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekaligus pengingat pentingnya menjaga norma dan etika, khususnya di ruang publik. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta pengawasan lebih ditingkatkan dengan melakukan patroli.(dac)



Sumber: riaupos.jawapos.com

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan