BERKABAR.COM - Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menghadiri rangkaian Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 yang digelar di kawasan Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, Rabu (1/7/2026) pukul 16.00 WIB. Kehadiran Bupati merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memajukan sektor pariwisata daerah yang telah menjadi ikon wisata nasional.
Turut hadir sebagai tamu undangan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., beserta rombongan, serta Wakil Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolda Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Bistamam didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir Ny. Tatik Sri Rahayu Bistamam dan Tokoh Masyarakat Tionghoa Kabupaten Rokan Hilir Bapak Sugiarto, beserta istri , Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir beserta istri, Asisten I Sekretariat Daerah beserta istri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta istri, camat bangko beserta istri serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Sebagai salah satu tokoh masyarakat Tionghoa Kabupaten Rokan Hilir, Bapak Sugiarto turut mendampingi Bupati H. Bistamam selama mengikuti rangkaian kegiatan Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026.
Kehadirannya mencerminkan eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga, melestarikan, serta mempromosikan tradisi Bakar Tongkang sebagai warisan budaya yang telah menjadi identitas Kabupaten Rokan Hilir. Event Wisata Nasional Bakar Tongkang merupakan tradisi budaya masyarakat Tionghoa yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Rokan Hilir.
Setiap tahunnya, perayaan ini menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perdagangan, jasa, kuliner, dan perhotelan.
Bupati H. Bistamam menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Event Wisata Nasional Bakar Tongkang sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.
"Event Bakar Tongkang bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hilir, tetapi juga telah menjadi aset budaya dan pariwisata yang dikenal secara nasional maupun internasional. Melalui kegiatan ini, kita berharap kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan memperkenalkan Rokan Hilir ke tingkat yang lebih luas," ujar Bupati.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, tokoh masyarakat Tionghoa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan komitmen dalam menjaga serta melestarikan tradisi Bakar Tongkang sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa yang telah mendunia.
Dalam tradisi Bakar Tongkang, masyarakat Tionghoa meyakini arah tumbangnya tiang replika kapal setelah dibakar menjadi pertanda sumber rezeki. Jika mengarah ke laut, diyakini rezeki berasal dari sektor kelautan, sedangkan jika mengarah ke daratan, rezeki dipercaya datang dari sektor usaha di darat.
Keyakinan ini merupakan bagian dari tradisi dan nilai budaya yang telah lama melekat dalam perayaan Bakar Tongkang serta menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh masyarakat setiap tahunnya.(rlsdiskominfotiksrohil)
Penulis: Redaksi
Editor: Ekas