Rohil

Isu Rencana Pernikahan Bistaman, Berikut Klarifikasi Resmi Diskominfotiks Rohil

Redaksi Redaksi
Isu Rencana Pernikahan Bistaman, Berikut Klarifikasi Resmi Diskominfotiks Rohil
ist/diskominfotiksrohil

BERKABAR.COM - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Kabupaten Rokan Hilir memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang berkembang di media sosial dan grup percakapan WhatsApp mengenai kehidupan pribadi Bupati Rokan Hilir, H Bistamam.

Pemkab Rokan Hilir menegaskan bahwa rencana pernikahan H Bistamam merupakan ranah privasi individu yang sama sekali tidak berkaitan dengan struktur birokrasi maupun jabatan organisasi seperti Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Rokan Hilir.

Klarifikasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotiks Rohil melalui Sekretaris Dinas, Juliandra, untuk meredam simpang siur informasi serta mencegah pembunuhan karakter terhadap pimpinan daerah.

"Kami meluruskan bahwa pernikahan Bapak Bupati H Bistamam adalah hak privasi beliau sebagai individu. Hal ini bersifat personal dan tidak ada hubungannya dengan urusan birokrasi, apalagi dikaitkan dengan pergantian Ketua PKK Rokan Hilir," ujar Juliandra dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).

Juliandra menekankan bahwa TP-PKK memiliki mekanisme internal serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang jelas. Pergantian kepengurusan didasarkan pada regulasi organisasi, bukan atas dasar urusan rumah tangga kepala daerah.

Menanggapi kabar yang menyebutkan adanya pesta mewah, Juliandra menegaskan bahwa Bapak H. Bistamam akan melangsungkan akad nikah dengan Ibu Tatik Sri Rahayu pada Sabtu, 4 April 2026 di Pekanbaru. Namun, ia membantah narasi mewah yang beredar di media sosial.

"Acara tersebut hanya berupa akad nikah atau ijab kabul, bukan resepsi Megah. Undangan pun terbatas hanya untuk keluarga kedua belah pihak dan kolega dekat. Jadi, tidak benar jika disebut mewah seperti informasi yang berdaredar," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya prosesi tersebut menggunakan dana pribadi, bukan anggaran daerah. Diskominfotiks Rohil mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang berniat tidak baik.

"Kami meminta semua pihak untuk bijak menyaring informasi dan tidak menyebarkan fitnah yang dapat merusak kerukunan. Jangan sampai ada pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan momentum ini untuk membunuh karakter seseorang," tambah Juliandra.

Saat ini, jajaran Pemkab Rohil tetap fokus menjalankan roda pemerintahan, program pembangunan, dan pelayanan publik tanpa terganggu oleh isu-isu non-produktif.

"Pemerintah daerah tetap berkomitmen pada percepatan pembangunan. Kami berharap publik dapat menghormati privasi Bapak Bupati dan tetap menjaga kondusivitas daerah," tutupnya.(rlsdiskominfotiksrohil)

Penulis: Redaksi

Editor: Ekas