• Home
  • Rohil
  • Terlibat Narkotika, Mantan Polisi Rohil ini Dituntut JPU 15 Tahun Penjara

Terlibat Narkotika, Mantan Polisi Rohil ini Dituntut JPU 15 Tahun Penjara

Senin, 20 Agustus 2018 22:17:00
BAGIKAN:
Toni Octora/ Berkabar.com
Berkabar.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohil Sahwir Abdilah SH menuntut terdakwa kasus narkotika RM Nainggolan alias Bos Neng selama 15 tahun penjara, Senin (20/8/18) sore di ruang sidang PN Rohil.
 
Selain itu, terdakwa yang sudah diberhentikan dari aparat Kepolisian tersebut juga dibebankan untuk membayar denda seberat Rp1 Milyar dengan subsider 3 bulan penjara. 
 
Menurut JPU terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum sesuai pasal 114 ayat 2 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
 
 Dalam tuntutan JPU yang memberatkan, terdakwa Bos Neng adalah mantan Residivis dan selaku aparat polisi yang tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika. 
 
Terhadap tuntutan JPU tersebut,  kuasa hukum terdakwa Fitriani SH akan mengajukan permohonan pembelaan secara tertulis.
 
Karena itu, dalam siang yang dipimpin majelis hakim Faisal SH MH didampingi anggotanya Lukman Nulhakim SH MH dan Boy Sembiring SH, terdakwa melalui PH meminta waktu seminggu untuk mengajukan pembelaan pledoi.
 
Seperti diketahui terdakwa RM Nainggolan alias Bos Neng yang merupakan mantan polisi ini telah divonis 1 tahun penjara dalam perkara penyalahgunaan narkotika hingga menjalani sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP). Hingga terdakwa dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari anggota Kesatuan Kepolisian Resort Rokan Hilir karena lalai tidak melaksanakan tugas selama 41 hari dan terlibat kasus pungli serta tes urine positif narkotika  dan Dumas. 
 
Kembali dalam kasus yang sama Terdakwa RM Nainggolan alias Bos Neng ditangkap dengan penyalahgunaan Narkotika bukan tanaman, jenis sabu dan ekstasi dengan barang bukti serbuk kristal yang diduga sabu seberat 75,16 gram dan 135 butir ekstasi.(toc)
 
BAGIKAN:
KOMENTAR