Peristiwa

Peredaran Narkoba dalam Lapas Inhu Dibongkar

Redaksi Redaksi
Peredaran Narkoba dalam Lapas Inhu Dibongkar
rtc/net

berkabar.com - Kepolisian Resort Indragiri Hulu dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Rengat, bersinergi melakukan pemberantasan peredaran narkoba di dalam Rutan Rengat. Dalam operasi tersebut Satuan Narkoba Polres Inhu, berhasil mengamankan dua warga binaan yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu.

Sinergitas dalam upaya pemberantasan Narkoba tersebut dilakukan pada Ahad (3/5/20) sekira pukul 02.00 dini hari, dimana dalam operasi tersebut Kasat Res Narkoba Polres Inhu, AKP Jaliper L. Toruan berkoordinasi dengan Kepala Rutan Rengat Fauzi Harahap tentang adanya informasi Napi yang memiliki narkoba.

"Ada dua narapidana yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua orang ini diamankan dalam waktu yang berbeda. Penangkapan ini berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Rutan Rengat," ujar Aipda Misran Paur Humas Polres Inhu Senin (11/5).

Penangkapan terhadap dua tersangka tersebut berawal dari informasi yang didapat sebelumnya, tentang adanya dugaan peredaran narkoba dalam Rutan. Berdasarkan informasi tersebut, Kepala Rutan Rengat Fauzi Harahap langsung mengamankan napi yang dicuriga, yakni SG (42). Saat itu pula, Kepala Rutan Rengat dan personil Res Narkoba memeriksa sel napi narkoba tersebut dan langsung menemukan barang bukti berupa 7 (tujuh) bungkus plastik besar diduga narkotika jenis sabu. 5 (lima) bungkus plastik sedang diduga narkotika jenis sabu. 95 (sembilan puluh lima) bungkus plastik berbagai ukuran di duga narkotika jenis sabu. Dengan total keseluruhan barang bukti diduga narkotika jenis sabu sebanyak 305 gram.

Selain itu, dari tangan pelaku juga ditemukan 1 (satu) bungkus plastik berisi 37 butir diduga narkotika jenis ekstacy dengan berat bruto 14 gram. Serta juga ditemukan uang tunai senilai Rp21.400.000.

"SG sudah ditetapkan tersangka dan diamankan di Mapolres Inhu. Dari pengembangan penyidikan kemudian diamankan satu orang lagi napi inisial ZN (32)," ungkapnya.

Kepala Rutan Rengat, Fauzi Harahap saat dikonfirmasi awak media menyebutkan narkoba tersebut diduga dilempar dari luar pagar penjara. Karena sebelumnya, bagian sisi kanan Rutan merupakan akses jalan warga dan kurang penerangan.

"Saya baru menjabat dua bulan sebagai Kepala Rutan Rengat. Misi kami memang untuk membersihkan dugaan peredaraan narkoba di dalam penjara. Sebab itu saya langsung mengankan pelaku dan mengajak pihak kepolisian melakukan pemeriksaan di lingkungan Rutan," jelasnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan

Sumber: riauterkini


Tag:Jaringan NarkobaLapasSabu