Olahraga

Puja Lestari Atlet Panjat Tebing Riau Raih Emas di SEA Games XXXIII/2025

Redaksi Redaksi
Puja Lestari Atlet Panjat Tebing Riau Raih Emas di SEA Games XXXIII/2025
ist/rpc

BERKABAR.COM - Satu lagiatletRiau mengharumkan nama Indonesia diSEA GamesXXXIII/2025. Atletpanjat tebingasal Indragiri Hulu,Puja Lestariberhasil mempersembahkan medaliemasdi nomor speed putri yang digelar di Bangkok Sport Climbing Center, Sport Authority of Thailand, Sabtu (13/12).

Puja Lestari tampil gemilang dengan mencatatkan waktu 7,33 detik, mengungguli rekan senegaranya Susan Nur Hidayah yang harus puas meraih medali perak dengan catatan waktu 8,22 detik. Medali perunggu diraih atlet tuan rumah Thailand, Kanyanat Arsakit, dengan waktu 12,07 detik.

Perempuan berusia 22 tahun tersebut tampil konsisten sejak babak awal hingga final dan sukses memenuhi target yang telah ditetapkan oleh tim pelatih serta Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Selain emas dari Puja Lestari, Indonesia juga menambah koleksi medali dari cabang speed putra. Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali emas, sementara Alfian Muhammad Fajri menyumbangkan medali perak. Sebelumnya, tim panjat tebing Indonesia juga telah mengamankan dua medali emas dari disiplin lead putra dan putri.

Ketua Umum FPTI Riau yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto melalui Ketua Harian FPTI Riau Yudhi Muis menyampaikan rasa bangga atas pencapaian atlet asal Riau tersebut. “Alhamdulillah, atlet panjat tebing kita dari Indragiri Hulu berhasil menyumbang satu medali emas untuk Indonesia. Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Yudhi, Ahad (14/12).

Menurutnya, keberhasilan Puja Lestari meraih emas telah sesuai dengan target yang ditetapkan sebelum keberangkatan ke Thailand. “Memang sejak awal Puja kita targetkan meraih satu medali emas di nomor speed women sebagai nomor unggulannya. Alhamdulillah target tersebut tercapai,” ujarnya.

Ketua FPTI Inhu, Eldja Septarima ketika dikonfirmasi mengatakan, perempuan kelahiran Rengat, 23 November 2003 itu tampil gemilang. “Torehan prestasi sangat membanggakan kita semua dan merupakan atlet panjat tebing asal Kabupaten Inhu,” ujarnya, Ahad (14/12).

Dijelaskannya, prestasi itu buah dari hasil latihan serta disiplin atas pembinaan yang berkelanjutan. Untuk itu sambungnya, FPTI Inhu akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap atlet-atlet daerah. “Kami sangat senang dan bangga atas prestasi yang ditorehkan Puja Lestari. Ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin dan pembinaan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Ia berharap, prestasi yang diraih Puja hendaknya dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda panjat tebing lainnya di Kabupaten Inhu untuk terus berlatih dan berprestasi. “Atlet-atlet muda panjat tebing Inhu banyak memiliki bakat dan hendaknya dapat berkarier seperti Puja Lestari,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Inhu Supri Handayani SE MM juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Puja Lestari. Menurutnya, keberhasilan Puja Lestari merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Inhu.

“KONI Kabupaten Inhu sangat mengapresiasi prestasi yang diukir oleh Puja Lestari. Ini tentu membuat kita bangga sebagai warga Inhu. Mudah-mudahan prestasi ini menjadi spirit dan penyemangat bagi atlet-atlet lainnya,” ujarnya.

Ketua KONI Inhu yang akrab disapa Ando melanjutkan, bawah kepemimpinan Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto dan Wakil Bupati Hendrizal, dengan semangat perubahan yang terus didorong, ia optimistis olahraga di Inhu akan semakin maju dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Bupati dan Wakil Bupati sangat respons untuk olahraga dan saya yakin prestasi dibidang olahraga ini akan terus ada,” beber Ando.

Sebelumnya, dua pesenam Riau juga menyumbangkan medali buat Indonesia yakni satu emas dan satu perak. Emas dipersembahkan Abiyu Rafi dan perak oleh M Aprizal. Selain senam, atlet sepak takraw putri asal Riau turut mempersembahkan medali perunggu, melengkapi kontribusi atlet Riau di ajang bergengsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para atlet tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Riau sekaligus menunjukkan kemajuan pembinaan olahraga daerah.

“Tentunya kita bersyukur. Alhamdulillah, anak-anak kita dari Riau berhasil membawa nama harum Indonesia SEA Games 2025 di Thailand. Ini bukti bahwa pembinaan olahraga di Riau terus berkembang,” ujar SF Hariyanto.

Emas Keempat Sekaligus Terakhir Edgar
Edgar Xavier Marvelo menorehkan medali emas pada nomor gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu di ajang SEA Games Thailand 2025. Ini menjadi medali emas keempat Edgar sepanjang partisipasinya mewakili Tim Indonesia di SEA Games. Pertama kali ia meraih emas di SEA Games 2019 saat turun di nomor daoshu/gunshu dan nomor duilian, kemudian pada edisi 2023 ia meraih emas di nomoe changquan.

Buat Edgar, medali emas ini bukan sekadar kemenangan, melainkan juga kebanggan. “Puji Tuhan saya bisa mendapatkan medali emas. Selama dua hari pertandingan, apa yang kami latih dan persiapkan bisa ditampilkan secara maksimal di arena,” ujar Edgar seusai pertandingan. Lebih dari sekadar hasil, medali emas ini memiliki makna yang sangat personal bagi atlet DKI Jakarta itu.

“Medali ini kalau dilihat orang mungkin hanya kepingan logam. Tapi cerita di baliknya sangat panjang. Banyak sekali orang yang berkontribusi. Terima kasih untuk Tuhan, keluarga, pelatih, pengurus, dan teman-teman. Medali ini adalah lambang kami saling menguatkan,” ucap atlet 27 tahun tersebut.

Selain menandai emas keempat di SEA Games , capaian ini sekaligus akan menjadi persembahan terakhirnya untuk Tim Indonesia di ajang multievent olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Terkait masa depannya, Edgar masih ingin berkontribusi untuk Indonesia di bidang lain. “Prioritas saya sekarang adalah keluarga. Apa artinya semua medali kalau saya tidak bisa hadir untuk keluarga saya,” sebut Edgar.(dof/kas/raf/bas/jpg)



riaupos.jawapos.com

Penulis: Redaksi

Editor: Iwan