BERKABAR.COM -Setiap 24 Oktober, dunia bersatu untuk memperingatiHari Polio Seduniayang menandaimomen penting dalam sejarah kesehatan global.
Hari Polio Sedunia menjadi bukti perjuangan panjang melawan polio. Ini juga menegaskan komitmen bersama untuk mengakhiri penyakit yang pernah menjadi momok menakutkan tersebut.
Sejarah Singkat Hari Polio Sedunia
Tanggal 24 Oktober dipilih untuk memperingati Hari Polio Sedunia karena bertepatan dengan hari lahir Dr. Jonas Salk, ilmuwan yang mengembangkan vaksin polio pertama pada tahun 1955.
Vaksin ini menjadi tonggak penting dalamupaya pemberantasan poliodi seluruh dunia.
Perkembangan Pemberantasan Polio Global
Sejak dimulainya Global Polio Eradication Initiative (GPEI) pada tahun 1988, jumlah kasus polio liar telah menurun lebih dari 99%. Namun, tantangan masih ada.
Pada tahun 2024, terdapat 99 kasus polio yang dilaporkan. Sebanyak 96 di antaranya berasal dari dua negara yaitu Afghanistan dan Pakistan.
Tantangan yang Masih Dihadapi
Meskipun kemajuan signifikan telah dicapai, beberapa tantangan tetap menghambat upaya pemberantasan polio. Di antaranya adalah:
Akses ke daerah terpencil: Wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh tim medis menjadi tantangan dalam vaksinasi massal.
Konflik dan ketidakstabilan politik: Situasi politik yang tidak stabil di beberapa negara menghambat pelaksanaan program imunisasi.
Keraguan terhadap vaksin: Misinformasi dan ketidakpercayaan terhadap vaksin menyebabkan rendahnya cakupan imunisasi di beberapa komunitas.
Peran Penting Vaksinasi
Vaksinasi tetap menjadi alat utama dalam pemberantasan polio. Pada tahun 2024, cakupan vaksinasi dosis ketiga polio global tercatat sebesar 84%, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak di dunia telah mendapatkan perlindungan dari polio.
Komitmen Global untuk Mengakhiri Polio
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan mitranya terus bekerja keras untuk mengakhiri polio. Dukungan finansial dan politik sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Pada tahun 2025, Arab Saudi mengonfirmasi komitmennya dengan menyumbangkan dana senilai USD500 juta untuk mendukung inisiatif pemberantasan polio, terutama di Afghanistan dan Pakistan.
Masa Depan Tanpa Polio
Dengan upaya bersama, polio dapat dihapuskan dari muka bumi. Namun, ini memerlukan komitmen berkelanjutan dari semua pihak, termasuk pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat.
Setiap individu memiliki peran dalam memastikan bahwa generasi mendatang bebas dari polio.
Perjuangan melawan polio memang belum sepenuhnya usai, tapi setiap langkah kecil membawa kita lebih dekat pada dunia yang bebas penyakit tersebut.
Vaksinasi, edukasi, dan kerja sama global menjadi kunci agar virus polio benar-benar lenyap dari muka bumi.
Setiap individu memiliki peran penting dalam memastikan generasi mendatang terlindungi dari polio.
Dengan komitmen berkelanjutan dari masyarakat, pemerintah, dan tenaga medis, serta kerja sama lintas negara yang solid, dunia hanya selangkah lagi untuk benar-benar mengucapkan “selamat tinggal” pada polio.(*)
Sumber: harian.disway.id
Penulis: Redaksi
Editor: Iwan