Senin, 01 Juli 2019 21:57:00

Ayat Cahyadi Sampaikan Laporan Keuangan Tahun 2018 Dihadapan Dewan

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono menerima dokumen LPP APBD Tahun 2018 yang diserahkan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi
PEKANBARU- DPRD Kota Pekanbaru menggelar sidang paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pekanbaru tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018, Senin (1/7/2019).
 
Rapat paripurna tersebut langsung dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Sigit Yuwono dan didampingi Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, serta dihadiri para anggota dewan serta para tamu undangan dari intansi pemerintah.
 
Ayat Cahyadi dalam laporanya menyampaikan gambaran secara umum terhadap kondisi keuangan tahun 2018. Diantaranya, 
 
1- Pendapatan Daerah Tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp2.643 Triliun terealisasi sebesar Rp2.235 Triliun atau 84,56 persen atau terjadi kenaikan realisasi sebesar Rp63,42 Miliar atau 2,92% Dari realisasi tahun lalu sebesar RP. 2.171 Triliun.
Pendatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dianggarkan sebesar RP.1.085 Triliun terealisasi sebesar Rp592..707 miliar atau 54.60%. 
Selanjutnya, pendapatan tranfer dianggarkam sebesar RP.1,461 triliun tereisasi RP.1,545 triliun atau 105.81% terjadi kenaikan RP.71.761 miliar atau 4,87% dari realisasi tahun lalu sebesar RP.1,474 Triliun. 
Untuk lain-lain pendapatan yang sah, dianggarkan sebesar RP.96,425 Miliar terealisasi Rp96,425 Miliar atau 100.00%, sedangkan target dan realisasi tahun 2017 adalah nihil.
 
2- Belanja Daerah dianggarkan sebesar RP.2,639 triliun terealisasi sebesar RP.2,220 triliun atau Rp 84.13% terjadi kenaikan realisasi belanja sebesar Rp.68.186 miliar atau 3,17 persen dari realisasi tahun lalu sebesar Rp.2.152 Miliar. 
Belanja dialokasikan untuk: Belanja operasional dianggarkan sebesar RP.1,963 triliun terealisasi sebesar RP.1,689 triliun atau 86.02% terjadi kenaikan realisasi sebesar RP.3.597 miliar atau  0,21% dari realisasi tahun lalu RP.1,685 triliun. 
Seterusnya, masih dalam laporannya, ayat menyampaikan, untuk belanja modal dianggarkan sebesar RP.675, 054 terealisasi sebesar RP.531,148 miliar atau 78.68%, terajadi kenaikan realisasi sebesar RP.645575 miliar atau  13.84% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 466.573 miliar rupiah. 
Sementara untuk belanja tidak terduga dianggarkan sebesar RP.600 juta terealisasi sebesar RP.163,063 juta atau 27.18%. 
 
3- Pembiayaan Daerah, penerimaan pembiayaan tahun anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp.16.770 miliar terealisasi sebesar Rp.16,774 atau 100,02 persen terjadi penurunan sebesar Rp.2,536 Miliar atau 13,13 persen dari realisasi tahun lalu sebesar Rp.19, 310 miliar.
 
"Kami berharap kerjasama yang terbina dan berlangsung harmonis antara eksekutif dan legislatifagar agar terus dipertahankan," kata Ayat.
 
Ayat juga berharap para anggota dewan agar segera menindaklanjuti dan segera membahas LPP APBD Tahun 2018 ini sesuai aturan dan mekanisme yang ada.
 
"Mungkin ada yang kurang atau perlu dipertanyakan kami kira bisa kita bahas pada sidang-sidang selanjutnya, mudah-mudahan bisa selesai dibahas segera mungkin untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kota Pekanbaru," ujarnya. ***
  •  
    Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi saat menyampaikan laporan gambaran secara umum terhadap kondisi keuangan tahun 2018
  •  
    Anggota DPRD Kota Pekanbaru saat mendengarkan laporan LPP APBD 2018 yang disampiakan oleh pihak Pemko Pekanbaru
  •  
    Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang hadir dalam sidang paripurna penyampaian Ranperda LPP APBD 2018
  •  
    Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang hadir
  •  
    Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan
  •  
    Tamu undangan yang terdiri dari unsur muspida tampak hadir
  •  
    Sejumlah Pimpinan OPD beserta pejabat teras di lingkungan Pemko Pekanbaru yang hadir
  •  
    Foto bersama usai sidang paripurna