BERKABAR.COM - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Habiburrahman, Dumai Islamic Center (DIC), pada Rabu (25/2/2026) pagi.
Lebih dari 500 jamaah yang didominasi oleh kaum ibu atau para Hajjah se-Kota Dumai berkumpul dengan penuh antusias untuk mengikuti pembukaan Pesantren Kilat yang ditaja oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Dumai.
Kegiatan yang dirancang secara intensif ini akan berlangsung selama dua hari, memberikan ruang bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antar alumni haji di Kota Idaman.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai, H Paisal SKM MARS yang hadir memberikan dukungan penuh atas inisiatif religius ini.
Dalam sambutannya yang hangat, H Paisal mengapresiasi semangat para Hajjah yang tetap antusias menimba ilmu. Ia menekankan bahwa pesantren kilat ini merupakan sarana "pemanasan" spiritual yang sangat berharga untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Di hadapan ratusan peserta, Wali Kota menitipkan pesan mendalam mengenai peran sentral ibu dalam membentengi keluarga. Di tengah tantangan zaman dan pengaruh teknologi, H Paisal meminta para ibu untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan cucu.
"Ibu-ibu sekalian adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita. Mari kita jaga mereka dengan pendidikan karakter dan landasan agama yang kuat agar tidak tergerus arus negatif lingkungan," tegas Paisal.
Selain aspek pengasuhan, beliau juga menyoroti pentingnya menjaga kebugaran fisik selama berpuasa dengan mengikuti pola makan yang diajarkan Rasulullah SAW.
"Kami juga mengingatkan agar jamaah tidak berlebihan saat berbuka dan tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar ibadah tetap produktif," tuturnya sembari bercanda dengan peserta.
Menutup arahannya, Paisal mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momen penuh berkah ini untuk mendoakan kota tercinta. Ia berharap untaian doa dari para Hajjah dapat membawa keberkahan bagi pembangunan dan kedamaian di Dumai.
"Saya menitipkan doa kepada Bapak dan Ibu semua. Selama dua hari berkegiatan di rumah Allah ini, mari kita ketuk pintu langit. Doakan agar Kota Dumai senantiasa dilindungi dan benar-benar menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur-negeri yang baik, aman, makmur, dan penuh ampunan Allah SWT," tuturnya penuh harap.
Kegiatan hari pertama ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemaparan materi perdana, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta yang memadati ruang utama Masjid Agung Habiburrahman.(rlsdiskominfotiksandumai)
Penulis: Redaksi
Editor: Iwan